[Prompt #10] Shioban dan Kereta Kuda

20
Jumat, April 26, 2013
“Kereta kuda hanya untuk para ratu dan penyihir.” 

“Memangnya apa yang akan kamu lakukan jika aku menginginkannya?” Kata Shioban sambil mendelik ke arah jin penjaga. 

“Kamu tak pantas jadi penguasa kegelapan!” 

“Apa?! Hmm yakinkan aku jika kamu masih ingin disini.” 

“Kamu benar-benar ingin melakukan ini?” 

“Ya! Akan ku jemput pangeran siala* itu dengan kereta ini, akan kuculik dan kubunuh dia!” 

“Kau hanya seorang goblin! Bukan keturunan sah sang ratu kegelapan!” 

Shioban hanya menahan kekesalan dengan apa yang diucapkan oleh sang penjaga. Hari ini adalah penobatan raja kegelapan, Shioban merasa pantas untuk dinobatkan sebagai raja bukan saudara tirinya yang benar-benar seorang penyihir. Tapi, Shioban hanya buah cinta ratu kegelapan dengan seorang goblin, kasta terendah dari masyarakat kegelapan. 

“Aku Shioban! Raja kegelapan!” Shioban dengan gesit memacu kereta kuda meninggalkan jin penjaga. Jin penjaga tak melarangnya, tak berusaha mengejarnya karena usaha Shioban hanya sia-sia. 

Shioban telah sampai di tempat Shiobi, saudara tirinya. 

“Hamba siap menjemput tuan Shiobi,” ucap Shioban lirih. 

“Akhirnya kau datang juga Shioban, aku menunggumu.” 

“Bagaimana kau bisa mengenaliku?” 

“Aku seorang penyihir! Kau tak bisa membohongiku!” 

“Baiklah, ini akan lebih mudah untuk membunuhmu!” 

“Coba kau lihat tanganmu!” 

Shioban kaget dengan kedua tangannya, melepuh! 

“Bodoh! Aku telah mengoleskan ramuan di kekang kuda itu!” Shiobi tertawa puas dan tiba-tiba berubah wujud menjadi jin penjaga.

About the author

Random Blogger | Penimbun Buku | Ketidaksempurnaan adalah kesempurnaan abadi | kontak[dot]sari[at]gmail[dot]com

Comments

20 komentar:

  1. sedikit banyak jd inget film THOR . bagus :))

    BalasHapus
  2. Whuihhhhh kerennnn beneran nihh kerenn

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih bocoooorrrr bocoooor gitu mak
      kalau versi panjang, berapa halaman yak :-D

      Hapus
  3. Balasan
    1. mksih mbak bisa memuaskan pembaca :)

      Hapus
  4. "...akan ku culik dan ku bunuh dia!"
    Bukannya harus nyambung ya jadi "kuculik" dan "kubunuh" :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih masukannya..udah di edit ya ^_^

      Hapus
  5. Jinnya gak sekedar jadi penjaga ya, tapi bodyguard pangeran shiobi... Trus Shiobinya dah diamankan ke mana, Jin? eh, Sar ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya jinnya adalah shiobi,, shiobi udah jadi jin penjaga terlebih dahulu,, kan perebutan tahta gitu
      eh gak mudeng ya ==
      menguras keringat niy fanfict

      Hapus
  6. Shioban dan Shiobi belum pernah bertemu sebelumnya ya? Kok Shioban tanya "Bagaimana kau bisa mengenaliku?" ataukah Shioban menyamar menjadi org lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. setelah mengambil kereta kuda, shioban menjemput shiobi, agar tak dapat dikenali, shioban menyamar.. eh tetapi ternyata si jin penjaga itu sebenarnya shiobi..
      gitu sih =,="
      msih bnyk yang bocooor bocoooor :D

      Hapus
  7. kalau shiobi itu nyamar jadi jin, di bagian akhir mustinya dia ngasih tahu Shioban tentang hal itu, dan bukan berubah jadi jin lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksudnya memperjelas jika shiobi menyamar menjadi jin penjaga, biar gak tiba-tiba bisa menaruh sesuatu di kekang kuda
      gitu sih =,="

      Hapus
  8. . (h) kereen.. mbak ini pinter deh bikin fiksi

    salam kenal ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih ada yg bocoooor bocoooor mas :D
      Salam kenal juga :)

      Hapus

terimakasih telah berkunjung..
sepatah dua kata komentar sangat bermanfaat bagi blog saya ^.^b