Prompt #14 : Asal Mula Desa Berselimut Salju

50
Rabu, Mei 29, 2013
Desa Hemingway terkenal akan musim yang ekstrem, di sana hanya ada musim panas yang menyengat, padahal Desa Hemingway terletak di kaki gunung. Penduduk percaya penyebabnya karena dewa gunung marah. Setiap bulan minggu kedua, Penduduk Hemingway melakukan persembahan gadis kecil yang masih suci untuk dipersembahkan kepada dewa gunung. Kali ini Snowy adalah korban selanjutnya.

"Mommi, aku takut.. mengapa semua orang kejam kepada Snowy, apa salahku Mommi?"

Ibu Snowy tak kuasa menahan luka, karena ini pertemuan terakhir mereka.

"Snowy, dengarkan Mommi. Snowy adalah malaikat kami, Snowy adalah harapan kami agar musim panas yang sangat panjang ini akan berakhir." jelas Ibu sambil mendekap Snowy erat.

"Benarkah itu Mommi? Apakah musim ini akan berakhir? Membuat Mommi dan semuanya senang?" ucap Snowy polos, percaya ucapan Ibunya.

Kepala suku Desa Hemingway telah siap menjemput Snowy. Mengambil paksa Snowy dari dekapan Ibunya, Snowy menangis, tetapi sang Ibu tak dapat berbuat apa-apa.

"Mommiiiiiii......" teriak Snowy sejadinya, tak ingin terlepas dari Ibunya.

Snowy, kepala suku dan penduduk Desa Hemingway berada di lokasi persembahan, jurang yang sangat dalam, tak terlihat dasarnya. Snowy hanya bisa menangis, sedangkan kepala suku Desa Hemingway menuntun Snowy ke bibir jurang.

"Jika Snowy masuk ke sana, apakah musim panas ini berakhir? Dan Mommi akan bahagia?" tanya Snowy sambil menahan tangisannya. Kepala suku Desa Hemingway hanya mengangguk.

Snowy merinding melihat dalamnya jurang itu, Snowy benar-benar takut, tetapi tangan kepala suku Desa Hemingway mendorong Snowy ke dasar jurang. Snowy telah menjadi persembahan.

"Mommmmiiiiiiiiiii.....!!!" itulah kata terakhir dari Snowy.

Malam hari di Desa Hemingway sangat sunyi, semua terlelap, kecuali Ibu Snowy yang hanya bisa mengadu dalam tangisan. Tetapi, ketika Ibu Snowy melihat jendela, terlihat bola-bola putih berhamburan turun dari langit. Ibu Snowy keluar dari rumah untuk melihatnya. Cuaca di luar rumah berubah menjadi dingin, bola putih kecil dan lembut turun dari langit. Ibu Snowy membuka telapak tangannya, terasa dingin bola putih itu.

Sejak saat itu penduduk percaya jika bola putih itu adalah tangisan dari Snowy, sejak saat itu juga persembahan untuk dewa gunung dihentikan

Dokumen Pribadi Kartika Kusumastuti

About the author

Random Blogger | Penimbun Buku | Ketidaksempurnaan adalah kesempurnaan abadi | kontak[dot]sari[at]gmail[dot]com

Comments

50 komentar:

  1. Aih .. seperti baca legenda2, i love this.

    BalasHapus
  2. suka cerita ini, mirip dongeng atau fabel jaman dahulu kala :)))

    BalasHapus
  3. keren mbak! terkagum2 baca cerita temen2 MFF. *lanjut BW* :D

    BalasHapus
  4. Dongeng yang menyedihkan.. ;(

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini terasa dongeng yaaa.. bkn ff -_-

      Hapus
  5. ;-(

    saya mau nyobain emot.. :d

    BalasHapus
  6. Saya terganggu dg penggunaan huruf kapital yg blm konsisten. ^_^ ceritanya bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. haaa... masak sih ada yg salah penggunaan kapita, bentar ya, mau ngedit dulu :D *gaya*

      Hapus
  7. ow begitu... emang nih ide enak didongengin

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya knp yak.. lngsng pngen cerita kayak gini

      Hapus
  8. Seperti membaca sebuah cerita legenda mba, like :)

    BalasHapus
  9. ini cerita terkeren mu loh Nak

    BalasHapus
    Balasan
    1. aiiiiiihhhh. mendadak ge'er :D
      makasih mak

      Hapus
  10. iya yah, kayak dongeng, tapi ceritanya keren :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mak,, terlintas ingin seperti ini :)

      Hapus
  11. ceritanya sedih. :(

    cuma mau sedikit koreksi di dialog
    "...akan berakhir." jelas Ibu = "...akan berakhir." Jelas Ibu

    Setelah tanda titik (.) dan petik petik (") harus menggunakan huruf kapital. CMIIW.

    tetep semangat ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. "...akan berakhir," jelas Ibu.

      Hapus
  12. Dongeng yg baguss sekaliii
    Kasihan snowie

    BalasHapus
    Balasan
    1. tragis..
      tpi snowy yaaaaa bkn snowie :D
      makasih

      Hapus
  13. Dongeng yg baguss sekaliii
    Kasihan snowie

    BalasHapus
  14. dongengnya menyentuh... bagus, Mbak :)

    BalasHapus
  15. Balasan
    1. makasih..
      tpi bukan bikin dongeng :D

      Hapus
  16. Jadi berasa seperti dongeng anak-anak ya. Wah, kalo yang ginian aku belon bisa deh keknya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo ini buat anak-anak, terlalu sadis mbak :D
      krn ada kematian
      makasih :)

      Hapus
  17. jadiin dongeng mantab ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini sadis mas klo dibuat dongeng :D

      Hapus
  18. Snowy, namanya keren....

    BalasHapus
  19. dongeng sih. tapi terlalu sadis. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. awalnya bukan bikin dongeng -_-

      Hapus
    2. Klo ini menyangkut sebuah tempat nyata, cerita ini bukan dongeng, tp legenda. Sama kyk baca legenda Danau Toba. Ktnya ada dua orang anak yg lg bermain2 di sungai, tp ibunya melarang. Singkat cerita, anak2nya hilang, dan si Ibu terus nangis di tepi sungai ga berenti2 sampai banjir. Konon, air matanya itulah yg kini jd Danau Toba. .Ga ada yg tahu cerita itu benar atau ga, tp cerita itu udh turun-temurun dan dipercaya sbg asal mula terjadinya Danau Toba. Jadilah ia disebut legenda.

      Hapus
    3. ini bukan legenda mak, awalnya mau bikin ff aja, karena settingnya salju, kebawa tutur kata seperti mendongeng :D

      Hapus
  20. Imajinasi... aku kena mental block bahwa imajinasiku sempit. makanya setiap baca karya MFF, suka takjub. ini ide pada dapet dari mana sih? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. idenya dapat dri baca-baca dari teman-teman :D

      Hapus
  21. aduuhhh mba, awalnya agak ga ngerti, tapi baguuussss....
    cuma twistnya kurang greget mba....

    BalasHapus
  22. setuju. Ini yang terbagus yang pernah dibikin :) *jempol*

    BalasHapus
  23. Bagus nih dongengnya. Oiya, kebanyakan dongeng di dunia ini versi sebenarnya sadis2 loh. Cuma versi yang disebarluaskan sudah diperhalus saja. :)

    BalasHapus

terimakasih telah berkunjung..
sepatah dua kata komentar sangat bermanfaat bagi blog saya ^.^b