Quiz Monday Flashfiction Prompt #3 : Jembatan Nasib

12
Jumat, Mei 17, 2013
koleksi pribadi

Jembatan yang sepi, pas untuk aksiku. Aku benci dengan kehidupanku yang berantakan ini. Sudah cukup, aku akan akhiri semua. Aku melihat sungai yang ada di bawah, mencoba mengukur kedalamannya, jika aku bunuh diri, aku ingin memastikan akan mati seketika. Merinding.

Tiba-tiba terasa ada genggaman kuat di tanganku.

“Jangan, jangan lakukan itu, tidak baik mengakhiri hidup dengan cara seperti tu,” ucap wanita berjilbab hitam yang terdengar sok tahu.

“Apa pedulimu? Kamu bahkan tidak mengenaliku!” aku berusaha melepas genggamannya.

“Akupun juga memiliki masalah sepertimu, tapi aku tidak mau mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri,” ujar wanita itu.

“Peduli apa aku dengan kehidupan ini? Keluargaku hancur karena aku seorang pecandu, karirku hancur, semua teman-temanku hanya ada ketika aku memiliki uang, aku malu dengan istri dan anakku!” aku mulai emosi.

“Setidaknya kamu memiliki istri dan anak, itu adalah alasan untuk kamu berubah,” kata wanita itu dan terlihat mulai menangis. Semakin lama semakin menjadi, dia berteriak kencang.

“Aku tidak memiliki siapa-siapa! Aku hamil! keluarga dan pacarku membenciku!” kata wanita itu, kata terakhir yang dia ucapkan karena dia mendadak menaiki tiang jembatan dan melompat dengan damai. Aku terbelalak, dia jatuh mengenaskan darah segar keluar dari kepalanya.






About the author

Random Blogger | Penimbun Buku | Ketidaksempurnaan adalah kesempurnaan abadi | kontak[dot]sari[at]gmail[dot]com

Comments

12 komentar:

  1. Lah kok jadinya si cewek yang loncat... ckckck...

    nggak nyangka endingnya :o

    BalasHapus
  2. "lhoooo katanya nggak mau bunuh diri. Gimana sih, Mbaknya nih? Nggak ajak-ajak lagi." kataku sambil menggeleng2kan kepala. END

    hahaha... abaikan komentar isengku.

    BalasHapus
  3. Loh kok sempet2nya liat darah segar? bukannya hanyut.Eh sungainya ada airnya gak sih ? hihi.

    BalasHapus
  4. .... daaaaaaaaaannn suasananya mendadak kocak setelah baca komen mbak Mel di atas :))))

    BalasHapus
  5. ikut ngakak bersama mbak carra :D. hmmm, apa yah, emang ngetwist sih, tapi kayak ada sesuatu lubang gituh. tapi maapp, saya malah bingung kalo ditanya lubangnya dimana :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. kurang greget kali yaaa...
      *mencari lubang*

      Hapus
  6. Kan di bawah jembatan itu sungai ya... Kok pas terjun keluar darah segar yang menunjukkan dia membentur benda keras. Atau perempuannya terjun dari atas tiang jembatan ke jalan? Kalau terjun ke sungai alurnya tenggelam dan kemudian hanyut terbawa arus, bukan? Maaf sotoy, kebanyakan nonton CSI ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kan si cewek terjun bebas dari jembatan ke sungai, di paragraf awal sudah dikatakan si cowok melihat sungai untuk memastikan jika dia loncat pasti mati seketika.
      asumsi aku kalo sungai di bawah jembatan tuh bnyk bebatuan, krn itu sungai ya, beda lgi klo laut, pasti hanyut terhanyut arus..
      hihihihi,, begitulah penjelasannya..

      Hapus
  7. apa emang gitu ya kalau lagi buntu pikirannya, ngomong juga suka plin-plan :D

    BalasHapus
  8. kok berdarah ya hehehe memangnya sungainya berbatu

    BalasHapus

terimakasih telah berkunjung..
sepatah dua kata komentar sangat bermanfaat bagi blog saya ^.^b