Prompt #15 : AIDS (Aku Ingin Di Sampingmu)

9
Jumat, Juni 07, 2013
Nak Aryo, Nila butuh golongan darah AB . Sementara stok darah di rumah sakit sedang kosong. Apa nak Aryo bisa bantu?
Pesan singkat dari Tante Dewi, Ibu Nila. Aku bingung menjawabnya, aku bisa mendonorkan darahku, tapi aku tak bisa.

Nak Aryo dimana sekarang? Tante cari golongan darah AB kemana-mana tapi tidak ada yang menyediakan.
Pesan singkat Tante Dewi membuat hatiku tak bisa menolaknya, aku melaju kencang menuju rumah sakit Melati.

*** 
Semua peralatan telah disiapkan, aku menyetujui untuk mendonorkan darahku. Aku ingin bersamanya Nila selamanya, meskipun caraku salah. Mataku berkunang-kunang, terasa pusing yang mencekam, proses  pengambilan darah berhasil.

Aku melihat ke ruangan 301, tempat Nila dirawat, aku melihatnya dari balik sekat kaca. Aku menangis, aku ingin melihatnya hidup, tapi aku telah membuatnya mati perlahan-lahan karena HIV AIDS yang telah bersemayam di tubuhku

About the author

Random Blogger | Penimbun Buku | Ketidaksempurnaan adalah kesempurnaan abadi | kontak[dot]sari[at]gmail[dot]com

Comments

9 komentar:

  1. Ending-nya bisa ketebak dari awal sih, tapi ceritanya bagus... :)

    BalasHapus
  2. hmmm, katanya sih kalo donor harus test dulu, bisa yah kecolongan gitu itu?

    BalasHapus
  3. Tapi terinfeksinya belum lo ya. Apalagi masa inkubasinya. Emang bisa jadi mati, tapi si tokoh utamanya mati duluan. Heheh. Cuma imajinasiku saja.

    Good fic!

    BalasHapus
  4. cinta memang harus dengan pengorbanan. setidaknya gitu kata bang rhoma.

    BalasHapus
  5. kalo yang gini, mustinya yang disalahkan adalah petugas donor darahnya kayaknya ya. Karena ga melakukan prosedur pemeriksaan darah bersih. Kecolongan bisa, tapi kayaknya di sini sih terlalu "mudah".

    Neng Sariii.. riset dong ;)

    BalasHapus
  6. Ceritanya singkat, padat dan jelas. Kritikannya sudah disampaikan sama yang di atas :D

    BalasHapus
  7. yup. sebelum ditransfusikan, darah diperiksa dulu. kalau ketauan tidak sehat akan dibuang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju dgn mba La..semua darah pasti diperiksa...
      tp secara keseluruhan oke dan ringan dibaca :D

      Hapus

terimakasih telah berkunjung..
sepatah dua kata komentar sangat bermanfaat bagi blog saya ^.^b