[Berani Cerita #21] Kolak Pisang Termahal

19
Kamis, Juli 18, 2013
credit

"Haduuuuuh dimana ya? kok bisa nggak ada?"

"Cari apa Buk?"

"Nggg.. ituuu.. Ahhh nggak ada apa-apa."

Lala heran dengan Ibu yang mondar-mandir di dapur dari setengah jam yang lalu. Tak tahu apa yang dicarinya, sepertinya barang berharga, Lala sebenarnya ingin membantu, tetapi setiap kali ditanya, Ibu malah menggeleng kepala. Tingkah Ibu membuat Lala semakin penasaran. Sambil menuangkan kolak ke mangkok untuk buka puasa, Lala sesekali melirik Ibu.

"Haduuuh apa hilang ya? Itu belum lunas, haduuuuh kenapa ada kejadian begini sih," geram Ibu.

"Astagfirullah Buk.. apa yang hilang? Ibuk kredit lagi? Bapak sudah melarang Ibuk kredit sana-sini, sekarang uang kreditan yang hilang Buk?" Lala tampak tegang.

"Hush!! Bukan itu, sudah-sudah urus saja kolaknya," Ibu melanjutkan pencarian. Dari  tempat piring hingga tempat bumbu dapur tidak luput dari sasaran pencarian.

"Buk, ayo ke meja makan, buka puasa dulu."

"Iya La," jawab Ibu lemas. Ibu lelah dengan pencariannya yang tak ada hasilnya. Pasrah dengan nasib.

Bapak, Ibu dan Lala sudah duduk rapi siap menanti adzan. Ibu masih muram tak percaya hasil pencariannya sia-sia.

"Alhamdulillah!!!" ucap mereka serempak ketika terdengar adzan.

Bapak yang tak sabar untuk menikmati kolak pisang, langsung mengambilnya dengan cepat.


KLETUK!!


"Aww.. Apa ini?" Bapak tampak heran dengan benda kuning  di kolak pisangnya.

"ALHAMDULILLAH!! Ya ini Pak yang Ibuk cari, gigi emas Ibuk yang lepas."

About the author

Random Blogger | Penimbun Buku | Ketidaksempurnaan adalah kesempurnaan abadi | kontak[dot]sari[at]gmail[dot]com

Comments

19 komentar:

  1. Haishhhhhhh Mak Sariiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

    awas yaaaaa :d

    BalasHapus
  2. hahahahahahahah..... ada-ada saja mbak.... :>)

    BalasHapus
  3. Hahahahaha... Mbak Sari ini lucu deh :D

    BalasHapus
  4. heheheh..tapi jadi laper gini yah setelah liat kolaknya :(

    BalasHapus
  5. Kalo aku pasti langsung nggak mau makan kolaknya lagi. :|

    BalasHapus
  6. hahahaha...sukses membuatku ngakak ni Mak..

    BalasHapus
  7. hahahaha...
    daritadi nyari gigi emas ya?

    BalasHapus
  8. Keren! Tak terduga. #cling deh Mbak :)

    BalasHapus
  9. hoalaaahhh...kok bisa gigi emasnya nyemplung di panci kolak? qiqiqii

    BalasHapus
  10. hehehe kok bisaa itu gigi nyemplung di kolak pisang? lucu, membayangkan muka bapak :-)

    BalasHapus

terimakasih telah berkunjung..
sepatah dua kata komentar sangat bermanfaat bagi blog saya ^.^b