"Mint..!!! Papermint!!!"

4
Senin, Agustus 05, 2013
Ini juga merupakan cerita mini yang tidak lolos di bentang pustaka ^^

#####

credit


“Mint.. papermint!” sentak Maya.

“Oh haiiiii!” teriak Rere.

“Eh, hidup lo kenapa sih? Kagak enak godain gue?” ceriwis Maya.

“Kamu tambah manis deh May, makin sayang deh,” goda Rere.

“STOP please! Gue udah muak sama kelakuan lo!” bentak Maya sejadinya.

“Maksud lo apa? Pake nempelin permen karet di bangku gue?” tanya Maya ketus.

“Oh itu.. kan biar bangku kamu wangi May, kan ini permen karet papermint,” jawab Rere sekenanya.

“Ah makin gila gue!” Maya menjambak rambutnya.

Maya berlalu meninggalkan Rere. Rere hanya tersenyum simpul, andaikan Maya tahu apa maksud Rere selalu menjahili dia.

****

Keesokan harinya, seperti biasa Rere menyiapkan sebuah rencana untuk Maya. Rere mengamati kelas Maya, terlihat kosong. Saat ini memang jam istirahat, tentu saja Maya ke kantin sekolah. Rere menaruh sepucuk surat warna pink, ditaruhnya di kolong meja. Manis. Rere menggenggam sepucuk foto usang, masa kecil Rere. Terlihat dua anak kecil mencoba memeluk pohon yang besar, Rere tersenyum.
Maya masih ingatkah kamu ketika bermain bersama di bukit cinta ini? Kamu suka ketika aku bermain dengan permen karet papermint, dan ketika meletus diwajahku, kamu tertawa. Maya , aku akan menunggumu hingga ingatanmu kembali.

About the author

Random Blogger | Penimbun Buku | Ketidaksempurnaan adalah kesempurnaan abadi | kontak[dot]sari[at]gmail[dot]com

Comments

4 komentar:

terimakasih telah berkunjung..
sepatah dua kata komentar sangat bermanfaat bagi blog saya ^.^b