Terakhir kali

0
Rabu, November 27, 2013
Jalanan ini masih basah, sama seperti seminggu yang lalu. Aku tertegun ketika mengingat kembali peristiwa itu, dimana aku dan dia saling bertengkar, aku mencintainya, namun takdir berkata lain. Sekarang aku berdiri di jalan ini, dengan ditemani hujan, basah akan kenangan.

Kakiku melangkah, di depan terdapat batu besar yang sengaja aku pindahkan sebagai tanda. Aku usap lembut batu itu, sisa pertengkaran kami.

"Semoga engkau tenang di sana," Aku mengecup batu itu untuk terkahir kalinya

About the author

Random Blogger | Penimbun Buku | Ketidaksempurnaan adalah kesempurnaan abadi | kontak[dot]sari[at]gmail[dot]com

0 komentar:

terimakasih telah berkunjung..
sepatah dua kata komentar sangat bermanfaat bagi blog saya ^.^b